Workshop Peningkatan Kompetensi Administrasi Sekretariat Pimpinan ITERA Tahun 2025
Sebagai Co-Founder Media Lampung Geh, M Adita Putra berbagi pengalaman dalam workshop ITERA tentang cara menciptakan presentasi profesional dan strategi media sosial yang efektif bagi sekretariat pimpinan kampus.
Pada Senin, 29 September 2025, saya berkesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Administrasi Sekretariat Pimpinan yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi para staf sekretariat pimpinan di lingkungan kampus untuk memperkuat kemampuan administrasi, komunikasi, dan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung tugas-tugas kelembagaan.
Membawakan Sesi “Desain Presentasi dan Pemanfaatan Media Sosial”
Dalam kesempatan tersebut, saya mengisi Sesi Pemateri I dengan topik “Desain Presentasi (PPT) dan Pemanfaatan Media Sosial”. Materi ini saya rancang untuk menjawab kebutuhan nyata di era digital, di mana komunikasi pimpinan tidak hanya harus informatif, tetapi juga menarik secara visual dan strategis di dunia maya.
Sebagai Co-Founder Media Lampung Geh, pengalaman saya dalam mengelola konten visual dan strategi digital di dunia media massa menjadi bekal utama dalam sesi ini. Saya membagikan wawasan dan tips praktis seputar:
Prinsip-prinsip desain grafis dalam pembuatan materi presentasi yang efektif, profesional, dan mudah dipahami audiensi.
Strategi pemanfaatan media sosial untuk membangun komunikasi pimpinan yang lebih terarah, relevan, dan berdampak positif bagi publik.
Workshop yang berlangsung di Aula Gedung Kuliah Umum 2 ITERA ini diikuti dengan antusias oleh peserta dari berbagai unit kerja.
Bagi saya pribadi, menjadi bagian dari kegiatan ini merupakan pengalaman yang sangat berharga. Selain berbagi ilmu, saya juga banyak belajar dari para peserta mengenai dinamika pekerjaan administratif dan bagaimana kreativitas serta teknologi dapat memperkuat peran mereka.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen ITERA dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang administrasi dan komunikasi digital. Saya berharap materi yang saya bawakan dapat memberikan manfaat jangka panjang, dan menjadi langkah kecil menuju sekretariat pimpinan yang lebih adaptif, profesional, dan komunikatif di era digital.
Pada Selasa, 15 Juli 2025, saya mendapat kesempatan untuk menjadi pemateri pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA IT Fitrah Insani, Bandar Lampung. Acara ini mengangkat tema besar “Digital Smart Generation: Belajar, Tumbuh, Berdaya”, dengan salah satu agenda utamanya adalah seminar dan workshop bertajuk “Belajar AI dan Etika Digital”.
Undangan ini menjadi bukti nyata bahwa isu-isu seputar kecerdasan buatan (AI) dan etika digital semakin penting untuk diperkenalkan sejak dini kepada generasi muda. Dalam sesi yang saya bawakan, kami membahas bagaimana teknologi AI bekerja, dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari, serta pentingnya memahami nilai-nilai etika digital dalam menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Melalui diskusi interaktif dan sesi tanya jawab, para peserta yang merupakan siswa baru SMA IT Fitrah Insani diajak untuk tidak hanya menjadi pengguna pasif teknologi, tetapi juga calon inovator yang berpikir kritis dan peka terhadap isu privasi, keamanan data, serta dampak sosial dari AI.
Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk memberi pemahaman teknis, tetapi juga untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sikap etis di dunia digital yang kian kompleks. Saya sangat mengapresiasi inisiatif sekolah yang secara aktif membekali siswa dengan wawasan teknologi sekaligus karakter yang kuat di tengah derasnya arus transformasi digital.
Harapan saya, sesi ini bisa menjadi benih awal terciptanya komunitas pelajar yang terus ingin belajar, berdiskusi, dan tumbuh bersama dalam mengembangkan teknologi yang bermanfaat dan beretika.
Seminar Peluang Karir di Industri Digital – Forum Mahasiswa Beasiswa Anak Negeri (FORMABAN) Polinela
Pengalaman saya sebagai pemateri Seminar Peluang Karir di Industri Digital Politeknik Negeri Lampung. Berbagi wawasan tentang skill, peluang kerja, dan tantangan di dunia kreatif digital.
PenyelenggaraForum Mahasiswa Beasiswa Anak Negeri (FORMABAN) Politeknik Negeri Lampung
Pada Sabtu, 28 Juni 2025, saya berkesempatan untuk menjadi pemateri dalam Seminar Peluang Karir di Industri Digital yang diselenggarakan oleh Forum Mahasiswa Beasiswa Anak Negeri (FORMABAN) Politeknik Negeri Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna Polinela dan diikuti oleh seluruh mahasiswa penerima beasiswa KIP-K angkatan 2023.
Acara ini bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa terkait peluang karir di industri digital, terutama di sektor kreatif berbasis teknologi. Selain itu, saya juga diamanahkan untuk memotivasi peserta agar melihat keterampilan desain grafis, khususnya melalui platform Canva, sebagai potensi karier dan sumber penghasilan.
Beberapa poin penting yang saya bahas dalam sesi ini meliputi:
Keterampilan yang dibutuhkan di Industri Digital saat ini
Ragam peluang karir di era digital, mulai dari content creator, digital marketer, desainer grafis, hingga pengembang produk berbasis teknologi
Langkah konkret yang dapat dipersiapkan oleh mahasiswa untuk bersaing di dunia kerja digital
Pengenalan singkat mengenai Canva sebagai tools desain yang mudah diakses, bahkan oleh pemula
Tantangan dan dinamika di industri digital yang perlu dipahami sejak dini
Bagi saya, menjadi bagian dari kegiatan ini bukan hanya sekadar berbagi ilmu, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam mendukung generasi muda Indonesia agar siap bersaing di era digital. Melalui seminar ini, saya berharap semakin banyak mahasiswa yang percaya diri memanfaatkan keterampilan digital mereka sebagai jembatan menuju karir impian.
Pada Selasa, 24 Juni 2025, saya mendapatkan kesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Sosbimtek) UMKM Semester I Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung.
Acara ini merupakan bagian dari agenda nasional yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM melalui penguatan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas usaha, dan tentunya, optimalisasi pemasaran digital.
Membawa Perspektif Praktis ke Hadapan Pelaku UMKM
Dalam kegiatan ini, saya mewakili Lampung Geh, media online lokal yang saya dirikan bersama tim, yang selama ini banyak terlibat dalam pengembangan literasi digital di Lampung, termasuk di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah.
Materi yang saya bawakan berfokus pada Pemasaran Digital Produk UMKM. Dalam sesi tersebut, saya berbagi pengalaman praktis bagaimana pelaku UMKM di Lampung bisa memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan jangkauan pasar, membangun brand awareness, dan tentunya, meningkatkan penjualan.
Selain sesi saya, kegiatan Sosbimtek ini juga menghadirkan pemateri dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang membahas skema pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta PT Pegadaian yang memberikan informasi terkait fasilitas Kredit Ultra Mikro (UMi).
Kehadiran berbagai narasumber lintas sektor ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan praktisi, demi mempercepat transformasi ekonomi daerah, dengan UMKM sebagai pilar utamanya.
Melihat antusiasme para peserta, baik yang hadir langsung di Kanwil DJPb Provinsi Lampung maupun yang mengikuti secara daring via Microsoft Teams, saya semakin optimis bahwa UMKM di Lampung punya potensi besar untuk tumbuh di era digital. Tantangannya memang masih ada, mulai dari keterbatasan literasi digital hingga akses infrastruktur, namun melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan, semua tantangan tersebut bisa kita atasi bersama.
Saya pribadi merasa bangga bisa berkontribusi, meski dalam skala kecil, untuk mendorong kemajuan UMKM di daerah. Semoga kegiatan seperti ini semakin sering dilakukan, agar semakin banyak pelaku usaha lokal yang siap bersaing, bukan hanya di pasar nasional, tapi juga global.
Pada tanggal 7 Mei 2025, saya berkesempatan menjadi pemateri dalam sebuah workshop bertema “Design Kemasan dan Branding Low Budget”, yang diselenggarakan oleh UKM Photography Blitz, UIN Raden Intan Lampung. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pameran Anggota Muda Angkatan 20 yang ditujukan bagi mahasiswa dan masyarakat umum yang ingin mendalami dunia desain dan branding, khususnya untuk kebutuhan UMKM dan kreator muda.
Workshop ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis dan aplikatif mengenai pentingnya kemasan dan branding dalam membangun identitas produk yang kuat. Dalam sesi tersebut, saya membawakan materi seputar:
Urgensi Kemasan dan Branding dalam Bisnis – Mengulas bagaimana kemasan bukan hanya wadah produk, tapi juga representasi nilai dan pesan merek kepada konsumen.
Praktik Desain Kemasan Menggunakan Aplikasi Gratis – Saya memandu peserta mendesain kemasan produk menggunakan tools gratis seperti Canva, sebagai solusi efektif dan terjangkau.
Sesi Interaktif & Feedback – Peserta diberi kesempatan untuk mencoba sendiri dan mendapatkan masukan langsung terhadap hasil desain mereka.
Networking & Penutup – Sesi diakhiri dengan diskusi terbuka dan kesempatan untuk membangun koneksi antar peserta dan pemateri.
Kegiatan ini menjadi salah satu momen yang memperkuat komitmen saya dalam berbagi pengetahuan dan mendukung pertumbuhan UMKM melalui strategi visual dan branding yang efektif namun tetap hemat biaya.
Dunia bisnis saat ini tengah mengalami transformasi yang signifikan, didorong oleh perkembangan pesat teknologi digital. Internet dan berbagai platform digital telah mengubah cara bisnis beroperasi, berinteraksi dengan pelanggan, dan bersaing di pasar. Tidak dapat dipungkiri bahwa kehadiran online yang kuat dan strategi digital marketing yang efektif telah menjadi kunci keberhasilan bagi berbagai jenis bisnis, dari usaha kecil menengah (UKM) hingga perusahaan besar. Namun, memanfaatkan potensi digital marketing secara optimal bukanlah hal yang mudah.
Banyak bisnis masih menghadapi tantangan dalam memahami platform yang tepat, mengembangkan strategi yang efektif, dan mengukur hasil kampanye mereka. Persaingan yang semakin ketat juga menuntut bisnis untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan cepat.
Seminar “Pemanfaatan Platform Digital Marketing untuk Optimasi Bisnis” ini diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Ekonomi (Himanomi) Fakultas Bisnis, Universitas Mitra Indonesia (Umitra). Dirancang untuk menjawab tantangan tersebut. Seminar ini akan memberikan pemahaman komprehensif tentang berbagai platform digital marketing, strategi yang efektif, dan teknik pengukuran kinerja. Peserta mempelajari cara memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional, menjangkau target pasar yang lebih luas, meningkatkan penjualan, dan membangun brand awareness yang kuat. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang didapat, peserta diharapkan mampu menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat dan mencapai kesuksesan di era digital.
Pada event ini saya diberikan kesempatan untuk dijadikan sebagai pemateri.
Sehubungan dengan upaya peningkatan kualitas dan profesionalisme tim humas dan protokoler dalam mengelola media sosial Universitas Muhammadiyah Kotabumi, saya kali ini diundang untuk menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Pengelola Media Sosial bagi anggota humas dan protokoler (termasuk admin medsos prodi).
Workshop digitalisasi media adalah sebuah acara pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta mengenai cara mengonversi atau mengubah berbagai jenis media (seperti dokumen, audio, video, gambar) menjadi format digital.
Selain itu, workshop ini juga seringkali mencakup topik-topik terkait seperti pengelolaan file digital, penyimpanan data, dan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi kerja atau kreativitas.
Dalam kegiatan ini BEM STIE Gentiaras mengangkat tema kegiatan Workshop Digitalisasi Media ini yaitu “Mengoptimalkan Media Sosial Untuk Meningkatkan Engagement” merupakan sebuah konsep yang sangat relevan di era digital saat ini.
Inti dari tema ini adalah bagaimana kita dapat memanfaatkan platform media sosial secara efektif untuk menciptakan interaksi yang lebih dalam dan bermakna dengan audiens.
Oleh sebab itu saya diundang oleh Komisi Kominfo Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE Gentiaras menyelenggarakan “Workshop Digitalisasi Media” dengan tujuan memberikan pemahaman kepada para peserta pentingnya digitalisasi dalam era informasi saat ini.