Perkumpulan DAMAR merupakan organisasi berbentuk perkumpulan yang memiliki tujuan mewujudkan tatanan masyarakat demokratis, yang menghargai dan menghormati hak asasi manusia; mewujudkan keadilan gender dan pemenuhan hak asasi perempuan dalam masyarakat dan membangun masyarakat tanpa kekerasan terhadap perempuan dan anak; Mewujudkan
perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak; Memberikan arah pembangunan masyarakat melalui peningkatan kajian dan penelitian, serta pengembangan sumber daya dan pengelolaannya.
Melakukan pengorganisasian kelompok perempuan di pedesaan dan miskin kota adalah poin utama yang dilakukan DAMAR melalui kegiatan-kegiatan yang berkontribusi pada penguatan kapasitas perempuan. Isu yang mencakup dalam kegiatan penguatan diantaranya adalah isu ekonomi, politik, kesehatan, hukum serta sosial budaya. Kesempatan belajar melalui pendidikan informal sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh sebagian perempuan di beberapa wilayah dampingan DAMAR.
Hal ini terlihat dari bermunculan perempuan potensial kader Damar mulai terlibat menjadi pemimpin/pejabat publik/terlibat dalam pengambilan keputusan, mulai dari tingkat desa. Namun proses aktivitas belajar belum berjalan maksimal. Pendidikan yang diberikan masih terbatas pada jenis kegiatan-kegiatan tertentu seperti pelatihan-pelatihan, diskusi dan kegiatan kegiatan lain yang tidak berkelanjutan.
Berdasarkan hasil diskusi bersama perempuan potensial, yang dibutuhkan berikutnya peningkatan keterampilan penggunaan media digital sebagai salah satu media/strategi untuk mendorong kepemimpinan perempuan yang mampu melakukan advokasi dalam pemenuhan hak-hak perempuan yang berkeadilan gender dan inklusif. Khususnya dalam upaya penguatan ekonomi perempuan akar rumput, mempromosikan hak-hak asasi perempuan dan pendekatan keluarga pembaharu, medorong/mendukung perempuan menjadi pemimpin dalam pengambilan keputuan di berbagai tingkatan, membangun dan memperkuat jaringan dengan berbagai organisasi perempuan, serta dalam mendorong adanya pusat layanan dan pembelajaran HKSR berbasis komunitas. **disalin dari kerangka acuan acara**
Pada acara ini saya diberikan kesempatan untuk menjadi fasilitator dan memberikan materi terkait:
- Memberikan pemahaman dan keterampilan tentang pentingnya mengoptimalkan perangkat
digital sebagai media pemberdayaan, promosi, dan membranding diri, serta penggunaan media
digital sebagai salah satu media/strategi dalam mendorong kepemimpinan perempuan yang
mampu melakukan advokasi untuk pemenuhan hak-hak perempuan yang berkeadilan gender
dan inklusif.
- Memberikan pemahaman mengenai platform medsos paling banyak digunakan, yang strategis
untuk membuat kerja-kerja perempuan potensial lebih ringan, lebih kreatif, lebih luas jangkauan,
lebih variatif, lebih efektif, dan lebih murah, terutama untuk mendistribusikan konten mengenai
hak-hak perempuan yang berkeadilan gender dan inklusif.
- Praktek dalam membuat komponen konten, dalam bentuk Image (foto, video), Teks (caption,
narasi. rilis) dan Desain. Serta memahami bahwa konten ikut membentuk branding diri, karena
Branding penting memperkenalkan dan mempertajam citra diri, memudahkan orang mengingat,
memudahkan orang menentukan pilihan, dan fokus kepada tujuan.