Pernahkah kamu membayangkan bagaimana jadinya jika sebuah daerah indah dengan segala pesona alam dan budayanya dijadikan sebuah lagu?
Itulah pertanyaan yang sempat terlintas di benak saya beberapa tahun lalu. Tepatnya pada 2020, saat saya dan tim Lampung Geh merancang sebuah project bertajuk Eksplorasi Lampung Helau. Salah satu rencananya adalah membuat original soundtrack (OST) yang bisa merepresentasikan keindahan Lampung dalam bentuk musik.
Sayangnya, pandemi COVID-19 membuat project itu harus tertunda, dan lirik yang sudah saya tulis pun hanya tersimpan di notes pribadi.
Namun, ide tidak pernah benar-benar hilang. Beberapa waktu lalu, saya mencoba bereksperimen dengan AI untuk menghidupkan kembali lirik tersebut dalam bentuk lagu. Hasilnya? Sebuah karya sederhana yang bukan untuk tujuan komersial, melainkan untuk berbagi cerita dan inspirasi tentang Lampung.
Dan karena ini hanyalah “project iseng”, saya membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin menyempurnakan lagu ini. Kamu bisa menyanyikannya ulang, membuat aransemen baru, atau bahkan menghadirkan versi yang lebih segar. Justru akan lebih membahagiakan jika karya ini bisa berkembang lewat kreativitas banyak orang.
Lirik Lagu: Lampung – Cerita yang Tak Terungkap
Lirik oleh: @aditaputraa
Serambi Sumatra menyambut
Langkah kaki kami yang menyudut
Mengarahkan laju roda ke arah tepian pantai pesisir
Hembusan angin pohon kelapa perlahan berdesir
Bumi terlalu istimewa untuk kita yang merasa fakir
Tenggelam di birunya Pahawang,
Tak perlu temukan permata untuk dapat indahnya lautan
Ditemani ikan berwarna hingga, kami lepaskan ego manusia
Hidup tentang berjalan beriringan, bukan saling memburu dan melawan
Reff
Lampung, ceritakan apa yang kamu punya
Jangan terus sembunyi di balik kabut stigma
Kami datang tanpa tahu apa-apa
Kami pulang, lalu sadar telah bertemu surga
Harta karun terpendam sekian lama
Di puncak tertinggi Pesagi kami teriakan, Lampung Helau tak akan terlupakan
Salam sobat Pepadun dan Saibatin
Kami terpikat lentik Siger Pengunten oleh para Muli
Terimalah kedatangan kami dengan hangatnya kopi
Pahit robusta perlahan pergi
Tapi langkah kami kan terus menuntun untuk kembali
Kejutan terus meledak iringi penantian berikutnya
Krakatau megah, cara Tuhan berbicara
Salam raksasa semesta, wahai gajah Sumatra
Hiduplah abadi bersama kami tanpa takut punah
Ditutup Pulau Pisang dengan langit senjanya yang memerah
Lelah kan kalah, mata kan tertuju, memori kan merekam
Sungguh indah
Back to Reff
Tak akan Terlupakan..
Tak akan tergantikan, Lampung ku sejuta potensi
Aku akan kembali
Lagu ini adalah cara sederhana untuk menuturkan kembali keindahan Lampung: dari pantai, gunung, budaya, hingga keramahan orang-orangnya. Semoga lirik ini bisa menjadi pengingat bahwa daerah kita memiliki sejuta potensi yang layak dirayakan dan dilestarikan.
Dan yang terpenting, karya ini saya persembahkan untuk semua yang mencintai Lampung. Mari terus berkarya, karena siapa tahu, ide kecil yang tertunda bisa jadi sesuatu yang lebih besar di masa depan.