Sosbimtek UMKM DJPb Kanwil Lampung – Materi Pemasaran Digital
- Penyelenggara Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung
- Waktu Selasa, 24 Juni 2025
- Tempat Aula Kanwil DJPb Provinsi Lampung
- Peserta ± 30 Orang
Pada Selasa, 24 Juni 2025, saya mendapatkan kesempatan menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Sosbimtek) UMKM Semester I Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung.
Acara ini merupakan bagian dari agenda nasional yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM melalui penguatan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas usaha, dan tentunya, optimalisasi pemasaran digital.
Membawa Perspektif Praktis ke Hadapan Pelaku UMKM
Dalam kegiatan ini, saya mewakili Lampung Geh, media online lokal yang saya dirikan bersama tim, yang selama ini banyak terlibat dalam pengembangan literasi digital di Lampung, termasuk di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah.
Materi yang saya bawakan berfokus pada Pemasaran Digital Produk UMKM. Dalam sesi tersebut, saya berbagi pengalaman praktis bagaimana pelaku UMKM di Lampung bisa memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan jangkauan pasar, membangun brand awareness, dan tentunya, meningkatkan penjualan.
Selain sesi saya, kegiatan Sosbimtek ini juga menghadirkan pemateri dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang membahas skema pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta PT Pegadaian yang memberikan informasi terkait fasilitas Kredit Ultra Mikro (UMi).
Kehadiran berbagai narasumber lintas sektor ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan praktisi, demi mempercepat transformasi ekonomi daerah, dengan UMKM sebagai pilar utamanya.
Melihat antusiasme para peserta, baik yang hadir langsung di Kanwil DJPb Provinsi Lampung maupun yang mengikuti secara daring via Microsoft Teams, saya semakin optimis bahwa UMKM di Lampung punya potensi besar untuk tumbuh di era digital. Tantangannya memang masih ada, mulai dari keterbatasan literasi digital hingga akses infrastruktur, namun melalui kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan, semua tantangan tersebut bisa kita atasi bersama.
Saya pribadi merasa bangga bisa berkontribusi, meski dalam skala kecil, untuk mendorong kemajuan UMKM di daerah. Semoga kegiatan seperti ini semakin sering dilakukan, agar semakin banyak pelaku usaha lokal yang siap bersaing, bukan hanya di pasar nasional, tapi juga global.